Warna-Warni Batik Garutan

batik garutan
Batik garutan aneka motif dan warna.

Warna-warna cerah salah satu ciri khas batik garutan. Biru, merah bata, hijau, kuning, atau ungu sering menjadi pilihan para perajinnya.

Puluhan motif, mungkin lebih, dituangkan dalam sehelai kain. Motif bulu hayam, lereng calung, lereng jaksa, cupat manggu, merak ngibing, dan batu ngampar di antaranya. Motif-motif itu diilhami dari kondisi alam sekitar yang dikelilingi pegunungan. Kedekatan kehidupan masyarakat dengan flora dan fauna melengkapi kekayaan dan kekhasan batik garutan.

Proses pembuatan batik garutan punya keunikan tersendiri. Motif batik tak hanya dibuat di salah satu sisi kain, tapi bolak-balik. Ini yang membedakannya dari batik Jawa Tengah atau Yogyakarta. Sementara untuk peralatan, batik garutan menggunakan malam dan canting, juga canting cap, layaknya batik Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Karena proses yang cukup rumit, pembuatan batik garutan memerlukan waktu yang cukup panjang. Menyelesaikan sehelai kain batik dengan motif sederhana saja diperlukan waktu sekitar seminggu. Pembuatan batik garutan, terutama batik tulis, bisa memerlukan waktu hingga berbulan-bulan jika motif yang dibuat sangat sulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll Up